Kesalahan Ketika Belanja di B2B Eprocurement yang Sering Terjadi

Dalam pengadaan barang dan jasa, seringkali terjadi kesalahan yang membuat usaha kamu kurang berjalan lancar sebab kualitas barang dan jasa yang didapat kurang baik. Selain itu, masih ada kesalahan lain. Kesalahan itu bisa terjadi bahkan ketika kamu belanja di B2B eprocurement yang khusus untuk pengadaan barang dan jasa. Apa saja kesalahan itu?

B2B Eprocurement

1. Belanja di B2B Eprocurement Sering Hanya Mempertimbangkan Harga
Kesalahan yang sering terjadi ketika melakukan pengadaan barang dan jasa adalah hanya mempertimbangkan harga saja. Memang, harga adalah yang paling utama. Namun, jangan lupa untuk membandingkan faktor lain seperti kebutuhan dan tujuan bisnis kamu. Sederhananya, jangan hanya karena barang tersebut murah, kamu langsung mengiyakan.

Lihat dulu apakah perusahaanmu benar-benar membutuhkan barang atau jasa tersebut dan apakah keberadaannya sudah sesuai dengan tujuan dari perusahaanmu. Kualitas barang yang baik juga harus dipertimbangkan. Tak masalah mengeluarkan dana sedikit berlebih untuk barang yang baik daripada harga murah tapi barangnya tak memuaskan.

2. Belanja di B2B Eprocurement, Tapi Tak Menciptakan Hubungan yang Baik dengan Vendor
Kesalahan lain yang seringkali terjadi adalah kamu tidak membangun hubungan yang baik dengan vendor tempat kamu mengadakan barang. Padahal, ini adalah hal yang penting untuk mempertahankan kerja sama. Meski kamu mengadakan barang secara digital, kamu harus ingat bahwa vendor adalah pihak penyedia barang atau jasa yang kamu perlukan.

Adanya hubungan kerja yang baik antara kamu dan vendor yang menyediakan kebutuhan perusahaanmu tentunya bisa mengurangi biaya operasional dan juga pembelanjaan barang. Sebab, seringkali vendor yang merasa dihargai oleh pelanggannya terlebih itu adalah pelanggan setia akan memberikan diskon atau intensif dan juga kualitas layanan yang terbaik.

3. Ketika Belanja di B2B Eprocurement Sering Mengabaikan Kebijakan Vendor
Setiap vendor pasti memiliki aturan legalitas yang berbeda-beda untuk membuat perusahaannya terlindungi dari masalah yang berkaitan dengan hukum. Oleh sebab itu meraka pasti akan menyediakan produk dengan standar yang tinggi dan harga yang tepat. Kamu sebagai pembeli tentunya harus menghargai kebijakan mereka ini.

4. Melakukan Pembelian dengan Buru-Buru di B2B Eprocurement
Kesalahan lainnya adalah kamu melakukan pembelian barang dan jasa secara terburu-buru hingga tidak tahu mana barang yang terbaik mana yang tidak. Baiknya, lakukanlah proses pengadaan barang di waktu yang tepat. Jangan terlalu mepet dengan deadline yang diberikan perusahaan agar kamu bisa memilih barang mana yang diperlukan.

Pasalnya, jika kamu belanja di waktu akhir, maka akan dipastikan akan banyak kesalahan yang berujung pada keputusan pengadaan barang dan jasa yang buruk. Jadi, sebelum membeli pastikan kamu telah memilih barang dengan teliti dan tepat lebih dulu agar mendapat produk terbaik dan sesuai dengan kebutuhan.

Bila kamu sudah tahu kesalahan apa saja yang sering terjadi, tentunya sekarang bisa menghindarinya, kan? Kini, saatnya kamu lakukan pengadaan barang dan jasa untuk perusahaanmu. Lakukan saja di MbizMarket. Sebab, MbizMarket solusi pengadaan online no 1 di Indonesia yang menyediakan barang terlengkap untuk kebutuhan usaha apapun.

0 Response to "Kesalahan Ketika Belanja di B2B Eprocurement yang Sering Terjadi"

Post a Comment