7WxW0BwfuKmx1EPBJmqUIT8xLtYZA4d5uEbC5S5P

9 Antiseptik yang Sering Digunakan untuk Kebutuhan Sehari-Hari

Saat anak bermain lalu terjatuh biasanya para ibu langsung secara otomatis mencari obat seperti obat merah untuk mengobati pada luka si kecil. Namun ternyata ada yang lebih dianjurkan untuk mengatasi luka pada anak yakni antiseptik.

Antiseptik yang beredar di masyarakat sangat beragam. Fungsi utamanya adalah untuk membunuh kuman dan bakteri yang menempel pada permukaan kulit. Berikut adalah beberapa contoh antiseptik yang sering digunakan:

9 Antiseptik yang Sering Digunakan untuk Kebutuhan Sehari-Hari

1. Alkohol
Antiseptik ini merupakan yang paling sering digunakan. Alkohol sudah ada sejak lama sekali dan memang sejak dulu sudah digunakan sebagai antiseptik sejak ada operasi pada manusia. Alkohol cukup baik digunakan sebagai antiseptik karena efektif membunuh kuman. Hanya saja alkohol dapat berfungsi dengan baik sebagai antiseptik saat belum menguap. Jika alkohol menguap maka efek antiseptik pun ikut hilang. Selain itu, luka akan terasa perih jika disiram dengan cairan ini.

2. Chlorhexidine
Chlorhexidine merupakan salah satu contoh antiseptik yang bisa digunakan untuk obat kumur dan pembersih wajah. Zat ini digunakan untuk pemakaian luar seperti dioles pada luka atau kulit. Oleh sebab itu, chlorhexidine sering digunakan untuk tenaga medis yang akan melakukan operasi. Sebelum dilakukan operasi bedah, kulit pasien akan diolesi antiseptik ini agar tidak ada infeksi secara proaktif.

Sebenarnya larutan antiseptik ini tidak bisa membasmi bakteri dan jamur yang banyak. Jadi kalau ada suatu luka pada kulit dan luka itu terkontaminasi bakteri dan kuman atau jamur, kulit akan sulit sembuh jika terjadi infeksi. Antiseptik ini berbentuk cair dan bening seperti alkohol. Sayangnya karena memiliki bentuk cair yang bening maka pengguna tidak bisa lihat apakah luka yang dioles sudah tertutup dengan obat atau belum.

3. Iodophor
Salah satu antiseptik yang sangat umum dan biasa dijumpai adalah iodophor atau dikenal dengan nama betadine. Contoh antiseptik yang satu ini biasanya digunakan sebagai pengobatan untuk kulit agar tidak terjadi infeksi. Nah, keunggulannya terletak pada warnanya. Pengguna dengan ini jadi lebih mudah melihat apakah luka sudah terbalut rata dengan iodophor atau belum.

4. Peroksigen
Peroksigen ini juga merupakan salah satu antiseptik yang cukup umum di masyarakat. Jika ingin membersihkan luka dan mensterilkan kulit, bisa menggunakan antiseptik jenis ini. Ada juga yang menggunakan jenis antiseptik ini sebagai obat kumur.

5. Fenol
Contoh antiseptik yang selanjutnya adalah fenol. Zat ini sering dijumpai dalam sabun dan scrub obat dan penggunaannya untuk kulit. Tak hanya itu, jenis antiseptik ini juga bisa ditemukan pada beberapa pelega tenggorokan juga obat kumur.

6. Senyawa Kuartener
Senyawa kimia yang termasuk antiseptik ini bisa digunakan untuk mensterilkan kulit. Biasanya senyawa ini digunakan oleh tim medis rumah sakit. Umumnya orang yang akan dioperasi akan menggunakan antiseptik ini. Jadi kulit yang akan disobek akan dioles dengan senyawa ini agar tidak ada infeksi setelah operasi. Biasanya juga digunakan sebagai pengawet pada obat tetes mata.

7. Rivanol
Ini merupakan contoh produk antiseptik yang tidak menyebabkan iritasi. Tak heran biasa digunakan untuk membersihkan luka. Luka yang dimaksud seperti bisul, luka terkena pisau, atau borok. Biasanya juga digunakan mengompres luka yang diikuti lebam.

8. Hidrogen Peroksida (H2O2)
Hidrogen peroksida adalah salah satu contoh antiseptik yang fungsinya mengobati luka borok. Ini karena sifat H2O2 ini menyerang kuman yang berada pada borok. Namun, zat ini memiliki kelemahan, yaitu bisa membuat proses penyembuhan menjadi terhambat dan bisa meninggalkan bekas luka. Sangat disarankan untuk teliti dan hati-hati menggunakan antiseptik ini.

9. Povidone Iodine
Berbeda dengan contoh sebelumnya. Zat ini tidak akan menghambat proses penyembuhan luka jika menggunakannya. Oleh karena itu, povidone iodine dianggap sangat ampuh dalam penyembuhan sebuah luka. Hal ini karena povidone iodine dibuat untuk berbagai jenis kuman pada luka.

Nah, itulah beberapa contoh antiseptik untuk kulit yang mudah dijumpai di pasaran. Antiseptik mengandung zat yang dapat membunuh kuman dan bakteri yang terdapat pada luka. Oleh sebab itu, proses penyembuhan luka menjadi lebih mudah. Tentunya, antiseptik dapat digunakan untuk menjaga kebersihan tubuh dan benda-benda mati disekitar dari paparan kuman, bakteri dan virus.
Related Posts
Ayied Muhammad Riduan
Saya mengelola beberapa website/blog dengan berbagai niche yang terbuka untuk segala bentuk kerjasama. Kunjungi 𝗦𝗮𝘁𝘂𝗶𝗗𝗶𝗴𝗶𝘁𝗮𝗹.𝗶𝗱 atau di No Telepon/WA 𝟬𝟴𝟮𝟭𝟱𝟰𝟮𝟵𝟱𝟱𝟱𝟳 untuk detail informasi layanan jasa lainnya.
SHARE

Related Posts

Subscribe to get free updates

Post a Comment